Daya mengacu pada seberapa besar usaha yang dilakukan suatu benda dalam satuan waktu, yaitu daya adalah besaran fisis yang menggambarkan seberapa cepat usaha tersebut dilakukan. Besarnya usaha yang tetap, semakin pendek waktunya maka nilai dayanya semakin besar. Rumus mencari daya adalah: daya = usaha/waktu. Kekuatan mencirikan kuantitas fisik kecepatan kerja. Usaha yang dilakukan dalam satuan waktu disebut daya dan dilambangkan dengan P.
Kekuatan ultrasonik
Dalam proses transmisi gelombang bunyi, ketika gelombang bunyi disalurkan ke medium yang semula diam, partikel-partikel medium bergetar bolak-balik mendekati posisi setimbang sehingga menyebabkan kompresi dan pemuaian pada medium. Dapat dianggap bahwa gelombang suara memungkinkan medium memperoleh energi kinetik getaran dan energi potensial deformasi. Energi akustik yang diperoleh medium akibat gangguan gelombang bunyi merupakan penjumlahan energi kinetik getaran dan energi potensial deformasi.
Karena perambatan gelombang bunyi dalam suatu medium disertai dengan perambatan energi, maka jika kita mengambil elemen volume kecil (dV) pada medan bunyi, maka volume awal medium tersebut adalah Vo, tekanannya adalah po, dan massa jenisnya adalah ρ0. Energi kinetik elemen volume (dV) akibat getaran gelombang bunyi △Ek; △Ek=(ρ0 Vo)u2 /2
△Ek adalah energi kinetik, J; u adalah kecepatan partikel, m/s; ρ0 adalah kepadatan sedang, kg/m3; Vo adalah volume asal, m3.
Fitur penting dari USG adalah kekuatannya. Superwave memiliki kekuatan yang jauh lebih dahsyat dibandingkan gelombang suara biasa. Inilah salah satu alasan penting mengapa USG dapat digunakan secara luas di banyak bidang.
Ketika gelombang ultrasonik mencapai media tertentu, molekul-molekul medium tersebut bergetar akibat aksi gelombang ultrasonik, dan frekuensi getarannya sama dengan frekuensi gelombang ultrasonik. Frekuensi getaran molekul medium menentukan kecepatan getaran. Semakin tinggi frekuensinya, semakin besar kecepatannya. Selain massa molekul medium, energi yang diperoleh getaran molekul medium juga sebanding dengan kuadrat kecepatan getaran molekul medium. Oleh karena itu, semakin tinggi frekuensi gelombang ultrasonik, semakin tinggi pula energi yang diperoleh molekul medium. Frekuensi gelombang ultrasonik jauh lebih tinggi dibandingkan frekuensi gelombang suara biasa, sehingga gelombang ultrasonik dapat membuat molekul medium memperoleh banyak energi, namun pengaruh gelombang suara biasa terhadap molekul medium sangat kecil. Dengan kata lain, USG memiliki lebih banyak energi daripada gelombang suara, dan dapat menyuplai energi yang cukup ke molekul medium.


